Mengenal Perbedaan Pinjaman Fintech dan Pinjaman dari Lembaga Bank

June 15, 2022 Uncategorized No Comments

Fintech dan bank merupakan beberapa sumber yang bisa Anda manfaatkan untuk meminjam dana. Dikutip dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank dikatakan menjadi badan usaha yang mengumpulkan dana dari masyarakat dengan bentuk simpanan dan mengalirkannya kepada masyarakat dengan bentuk kredit atau berbagai bentuk lainnya guna membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. 

Lalu, fintech yang sering disebut sebagai pinjaman online atau pinjol merupakan sebuah inovasi di industri jasa keuangan dengan memanfaatkan penggunaan teknologi. Biasanya produk fintech berbentuk suatu sistem yang dibuat untuk menjalankan mekanisme transaksi keuangan secara spesifik. 

Nah, jadi apa perbedaan pinjaman fintech dan pinjaman dari bank? Di bawah ini ada beberapa perbedaannya yang perlu Anda ketahui.  

Inilah Perbedaan Pinjaman Fintech dengan Bank 

  • Sumber dana 

Biasanya fintech mengandalkan investor yang sukarela memberikan sejumlah modal agar dapat dipinjamkan ke para calon nasabah. Sementara itu, bank memperoleh sumber dana dari deposito, tabungan, pemberi pinjaman yang terhubung dengan bank yang dituju. 

Pada umumnya, dana pinjaman yang diberikan oleh bank jauh lebih besar dibandingkan dana pinjaman dari fintech. Untuk itu, masyarakat yang membutuhkan dana besar untuk modal usaha biasanya lebih memilih bank sebagai sumber dana pinjamannya sebab dana yang diberikan sangat besar. 

  • Proses dan syarat pinjaman 

Syarat dokumen dan ketentuan dari bank umumnya lebih sulit dan banyak seperti meminta rekening tabungan, kartu kredit, slip gaji, KTP hingga laporan keuangan usaha bila Anda mempunyai usaha. Tidak hanya persyaratannya saja yang rumit, tahap verifikasinya juga membutuhkan waktu yang lama. 

Sesudah calon peminjam mengumpulkan dokumen, pihak bank biasanya akan memeriksa dokumen tersebut dan melakukan survei ke kantor atau rumah Anda. Tentu saja proses tersebut menghabiskan banyak waktu sampai dua minggu sampai pinjaman disetujui. 

Berbeda dengan fintech, penggunaan teknologi menjadikannya semakin cepat dan mudah untuk melakukan pengajuan pinjaman. Dokumen untuk persyaratannya juga sangat mudah dibandingkan dengan bank konvensional. 

  • Tenor dan bunga 

Biasanya bunga yang ditetapkan oleh bank lebih rendah. Bahkan pada sebagian bank memakai bunga dibawah 2% per bulannya. Sangat berbeda jauh dengan fintech yang bunganya bisa mencapai 0,8% per harinya. Tenor yang diberikan oleh fintech juga sangat singkat dibandingkan dengan bank. 

  • Durasi waktu pencairan dana 

Bukan hanya pada tahap pengajuan pinjamannya saja yang memerlukan waktu lama, proses pencairan dana jika Anda melakukan pinjaman di bank juga memakan waktu yang tidak sebentar. 

Berbeda dengan pinjaman fintech yang memberikan proses pencairan dana yang cepat, sebab hanya membutuhkan waktu beberapa jam atau hanya hitungan menit saja. 

  • Jaminan dan resiko 

Perbedaan terakhir yang dirasakan oleh debitur yakni resiko dan jaminan. Mengajukan pinjaman di bank memang membutuhkan jaminan seperti sertifikat tanah, kendaraan, rumah atau barang berharga lainnya yang memiliki nilai sebanding dengan jumlah pinjaman. 

Lain halnya dengan fintech yang tidak membebani jaminan apapun kepada para debiturnya.  

Mengenal Perbedaan Pinjaman Fintech dan Pinjaman dari Lembaga Bank

Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Fintech dan Bank 

Kelebihan pinjaman fintech 

  • Mudah untuk didapatkan

Umumnya syarat yang diberikan sangat sederhana dan dana bisa cair dengan cepat. Kredit Tanpa Agunan pun banyak didapati dan masing-masing fintech memiliki kebijakannya sendiri. 

  • Melakukan pinjaman hanya dari smartphone

Tidak perlu lama mengantri di kantor untuk mengajukan pinjaman, sebab Anda bisa mengajukan pinjaman melalui smartphone. 

  • Mempermudah nasabah mendapatkan dana mendesak

Sudah banyak fintech yang memberikan fasilitas pay later layaknya kartu kredit. Sehingga, masyarakat bisa memakainya hari ini dan bayar bulan depan ataupun diangsur hingga beberapa bulan. 

Kekurangan pinjaman fintech 

  • Menyembunyikan biaya layanan

Banyak iklan yang dibuat hanya menunjukkan bunga yang rendah padahal pinjaman yang diajukan cukup besar dan biaya layanan yang diberikan sangat besar. 

  • Masih banyak penipuan

Masih banyak pihak tidak bertanggung jawab yang memberikan pinjaman bodong. Biasanya mereka menawarkan pinjaman dari SMS atau menelpon orang-orang secara acak. 

  • Beresiko ketika melakukan investasi

Secara umum kekuatan dari fintech masih sangat rendah dibandingkan bank, sehingga resiko mengalami masalah bisa sangat besar jika ingin berinvestasi pada fintech. 

Kelebihan pinjaman bank 

  • Keamanan maksimal

Bank konvensional mempunyai sistem keamanan yang sangat bagus. 

  • Kebebasan untuk bertransaksi

Bank mempunyai jaringan yang luas, berpengalaman dan sistem yang memadai. Nasabah dapat dengan mudah bertransaksi apapun menggunakan ATM, datang langsung ke bank hingga menggunakan M-banking. 

  • Bagi hasil dan bunga yang jelas

Misalnya Anda menabung di bank, besar bagi hasil setiap tahunnya sangat jelas, bahkan ketika mengajukan pinjaman dana, bunga pinjaman sudah ditentukan sejak awal. 

Kekurangan pinjaman bank

  • Memiliki limit transaksi

Di beberapa jenis kartu, limitnya bisa sangat besar. Namun, tidak semua orang dapat memiliki kartu tersebut. 

  • Biaya admin dan transaksi

Bank akan memberikan biaya transaksi dengan jumlah yang bervariasi dan terdapat biaya admin untuk tabungan setiap bulannya. 

  • Sulit mengajukan pinjaman

Syaratnya tidak mudah dan harus melalui survei yang panjang. Sehingga tidak dapat digunakan untuk memperoleh dana instan. 

Nah, itu tadi beberapa perbedaan pinjaman fintech dan bank yang perlu Anda ketahui sebelum mengambil pinjaman. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan berguna untuk Anda, ya! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *