Mengenal Fintech, Definisi dan Masuknya ke Indonesia

July 28, 2022 Fintech No Comments

Hingga saat ini, keberadaan financial technology atau yang sering disebut fintech semakin menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kehadirannya di Indonesia berhasil membawa pengaruh besar pada sektor keuangan. Bagaimana tidak ? Keuangan digital yang tengah naik daun ini memberikan sejumlah manfaat untuk mengatasi setiap permasalahan finansial masyarakat Indonesia.

Melalui perusahaan fintech, kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha, P2P lending, melakukan pembayaran secara digital, hingga berinvestasi. 

Namun, apa sih sebenarnya fintech itu ? Lalu bagaimana awalnya fintech bisa masuk ke Indonesia ? Kami telah merangkumnya di artikel ini, simak yuk ! 

Mengenal Fintech 

Sebelum membahas sejarah dan perkembangan fintech di Indonesia, yuk ketahui dulu apa sebenarnya fintech itu. Fintech merupakan sebuah inovasi pada sektor jasa keuangan yang di dalamnya terdapat sentuhan teknologi digital. 

Tujuannya semata-mata untuk mempermudah proses transaksi dan menjadi solusi finansial bagi semua kalangan, tak terkecuali masyarakat menengah ke bawah. Nah, berikut beberapa layanan fintech yang saat ini sedang populer dan mungkin pernah kamu rasakan manfaatnya.

  • Digital Payment 

Digital payment atau pembayaran secara digital merupakan jenis layanan fintech yang paling banyak digunakan. Dengan adanya layanan ini, kamu bisa dengan mudah membayar berbagai tagihan seperti listrik, internet, pulsa, kartu kredit dan lain sebagainya. Hampir semua pembayaran bisa dilakukan melalui handphone. 

  • P2P (Peer to Peer) Lending

Layanan ini memberikan fasilitas pinjaman untuk memenuhi berbagai kebutuhanmu. Mengajukan pinjaman melalui fintech jauh lebih mudah  dan tidak berbelit-belit, tidak seperti bank konvensional pada umumnya.

  • Microfinancing

Microfinancing adalah layanan yang diutamakan untuk membantu masyarakat menengah ke bawah dalam memperolah pinjaman modal usaha. Karena  biasanya mereka sulit mendapatkan pinjaman dari perbankan, maka fintech bisa dijadikan solusinya. 

  • Investasi

Jenis layanan fintech berikutnya yang bisa kamu manfaatkan yaitu berinvestasi. Melalui fintech, kamu bisa merencanakan keuangan untuk masa depan dengan beragam pilihan investasi.

  • Crowdfunding

Ini adalah sebuah layanan fintech yang memudahkanmu untuk berdonasi atau menggalang dana secara online. Salah satu perusahaan fintech yang menyediakan layanan crowdfungding yaitu KitaBisa.

Awal Mula Kemunculan Fintech di Indonesia

Ingin tahu sejarah fintech dan bagaiman kemunculannya di Indonesia ? Agar tida semakin bertanya-tanya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Sejarah Fintech 

Sebenarnya fintech sudah ada sejak tahun 1866, di mana untuk pertama kalinya transatlantic telegraph cables terpasang. Kabel tersebut akhirnya mendorong adanya globalisasi dari tahun 1866-1913.

Lalu sekitar tahun 1918, munculah Fedwire atau sistem pengiriman uang secara elektronik. Dan pada tahun 1950 hingga 1967, proses pengiriman uang terus mengalami perkembangan yang pesat, ditandai dengan kehadiran kartu kredit dan juga Anjungan Tunai Mandiri (ATM). 

Fintech semakin berkembang pesat di tahun 1980-an, ketika jaringan internet dan sistem komputerisasi  juga semakin menunjukkan perkembangannya. Berawal dari munculnya perusahaan keuangan asal California bernama E-Trade yang memajukan fintech dan menerapkan sistem elektronik untuk layanan perbankan.

Setelah itu, mulai tahun 1998 bank-bank konvensional di berbagai negara menyediakan layanan perbankan bagi nasabahnya yang bisa diakses secara online atau biasa dikenal dengan online banking.

Masuknya Fintech di Indonesia

Setelah tahun 1998, sistem online banking pun terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Hingga pada tahun 2005,  fintech mulai muncul di benua Eropa yang dipelopori oleh perusahaan Zopa. Perusahaan fintech pertama yang menyediakan layanan P2P lending. Di tahun tersebutlah yang menjadi awal mula kemunculan perusahaan-perusahaan fintech di seluruh penjuru dunia. 

Nah, eksistensi fintech di Indonesia sendiri sebenarnya bisa dikatakan masih seumur jagung. Fintech mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2015, yang ditandai dengan pembentukan Asosiasi Fintech Indonesia (AFI). Keberadaan AFI pun ikut mempengaruhi perkembangan fintech di Indonesia.

Dan di tahun berikutnya, berbagai perusahaan fintech buatan anak bangsa akhirnya mulai banyak bermunculan. Bahkan sejauh ini, sudah ada 100 lebih perusahaan fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan telah mengantongi izin resmi atau legal. Penyaluran dana pinjaman melalui fintech di tahun 2019 saja sudah mencapai sekitar 25 triliun rupiah.

Keberadaan fintech memang diperkirakan akan terus berkembang di tahun-tahun berikutnya. Perkembangannya yang cukup signifikan tersebut, kemungkinan besar bisa membuat Indonesia lebih unggul dibandingkan Brasil dan Tiongkok. Semua itu tentu didukung dengan adanya kecanggihan teknologi yang serba digital dan kebutuhan masyarakat yang ingin selalu praktis. 

Bagaimana ? Dengan membaca artikel ini, kamu jadi lebih tahu, kan tentang financial technology (fintech). Keberadaan fintech memang memudahkanmu untuk melakukan berbagai hal yang terkait dengan keuangan. Namun, tetaplah waspada karena saat ini banyak sekali oknum yang memanfaatkannya dengan membuat fintech ilegal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *