Waspada Sejak Dini Pada Pinjaman Online Ilegal

September 14, 2021 Fintech No Comments

Pinjol (pinjaman online) ilegal telah meresahkan masyarakat sekarang ini. Setiap hari korban dari kasus pinjol ilegal ini, semakin meningkat saja. Praktik penawaran yang dilakukan oleh pelaku bisnis ini, kurang lebih sama dengan rentenir pada umumnya. Memberikan penawaran pinjaman uang melalui SMS serta pesan WhatsApp

Yang membedakan pinjol ilegal dengan rentenir adalah media yang digunakan. Mungkin kita tahu rentenir yang selalu berkeliling menawarkan pinjaman uang  di kampung-kampung. Hal ini pun sama dengan yang dilakukan oleh pelaku bisnis pinjaman online ilegal. Hanya saja mereka bergerak dan memberikan penawaran melalui telepon genggam. 

Alasan yang digunakan untuk membujuk konsumen pun sama dengan rentenir pada umumnya. Yaitu memberikan kemudahan dan kecepatan pencairan dana , hingga tidak mengharuskan adanya dokumen tertulis yang menyertainya. Uang pinjaman pun tidak diberikan secara penuh, melainkan sebagian. 

Misalnya orang dengan inisial A meminjam uang Rp 1 juta. Lalu pencarian dana atau uang yang diterima hanya sejumlah Rp 750.0000 saja. Yang lebih kejamnya lagi, pinjaman online ilegal ini mengharuskan peminjam untuk melunasi hutangnya dalam waktu yang singkat. Bahkan bunga yang ditetapkan pun sangat tinggi serta bunga berbunga. 

Ketika peminjam tidak dapat melunasi hutangnya, maka rentenir akan memaksa peminjam untuk menyetujui peminjaman baru. Pinjaman ini nantinya akan melunasi hutang yang sebelumnya, begitu pun seterusnya. Bila peminjam pada waktu tertentu  tidak dapat melunasi hutangnya, maka barang-barang yang ada di rumahnya akan disita oleh rentenir. 

Lebih-lebih lagi, di pinjalam online ilegal. Pelaku yang tidak mengetahui alamat peminjam, akan menggunakan metode teror, hingga melakukan penagihan dengan perilaku kasar yang disertai ancaman. Ancaman ini berupa penyebaran identitas peminjam, seperti  foto-foto serta disebarkan ke sejumlah kontak telepon yang ada di database pelaku pinjol ilegal.

pinjaman online ilegal

Karena tindakan yang dilakukan oleh pelaku pinjol ilegal ini, telah meresahkan masyarakat. Ditambah lagi kasus yang semakin meningkat setiap harinya, maka diperlukan penanganan khusus, agar pelakunya jera. Saat ini langkah tepat yang dilakukan oleh polisi untuk memberantas pinjol ilegal adalah dengan menangkapnya. Apalagi saat ini pun perusahaan yang bergerak dibidang pinjaman online ilegal, masih beroperasi secara bebas. 

Selain itu, usaha lainnya, yang dilakukan oleh OJK dan Satgas Waspada Investasi (SWI) yaitu dengan memblokir ribuan nomor HP penawar pinjol ilegal. Tidak hanya sampai situ, pemblokiran ini juga dilakukan pada media yang digunakan oleh pinjol ilegal, misalnya website dan aplikasi. 

Usaha ini dilakukan agar pelaku pinjol ilegal tidak memiliki ruang geraknya di lingkungan masyarakat. Karena seperti yang kita tahu, bahwa pelaku pinjol ilegal ini dengan mudah dapat membuat aplikasi dan website baru guna menunjang keberlangsungan bisnisnya.

Sosialisasi kepada masyarakat pun perlu terus digencarkan. Agar masyarakat selalu jeli dan waspada ketika menerima tawaran pinjaman uang dari pihak yang mencurigakan.  Hal ini tidak hanya dilakukan oleh OJK saja, melainkan dari beberapa pihak seperti kementerian dan lembaga. 

Upaya yang dikerahkan secara bersama-sama ini, pastinya mampu untuk mempersempit ruang gerak pelaku pinjol ilegal. Ditambah lagi adanya ketentuan khusus untuk menjaga data-data pribadi konsumen. Itu akan berguna untuk mencegah korban lainnya terjerumus dalam sistem pinjol ilegal. 

Yang pasti dan perlu diingat adalah pinjaman uang yang disebarkan melalui telepon genggam baik via SMS serta WA perlu kita curigai secara seksama. Karena kemungkinan besar itu merupakan tawaran pijol ilegal yang dapat merugikan diri kita sendiri. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *